Rabu, 19 Oktober 2016

Sukses itu mudah tapi kita berfikir sulit

Saudara ataupun saudariku yg berbahagia.Awal perjumpaan yang sulit, karena begitu banyaknya masalah yang terjadi. Dengan konflik yang berkepanjangan membuat semua orang merasa bemar sendiri dan menjadi kaku dalam menghadapi bemturan bemturan hidup. Indonesia yang kita sebut sebagai negeri kita sekarang ini sedang merasakan semuanya. Mulai dari banyaknya ketersinggungan akibat rancunya politik, ekonomi yang juga belum diposisi stabil, ini membuat semua orang bertingkah. Siapa yang kuat dan mampu. Mengentaskannya dari berbagai problema yang ada.
Banyak sekali hal hal yang dulu tak tersentuh, kini mudah sekali tersentuh. Bahkan sentuhan itu sebuah bentuk pertentangan dan ketersinggungan. Tidak ada lagi sifat ramah yang kita miliki. Tidak ada lagi sifat toleran yang serIng kita agungkan. Kapan semua itu akan kembali.
Wacana wacana publik yang harusnya kita baca secara bijaksana, kini menjadi semacam propaganda. Dan itu sudah sampai ke ujung ujungnya bukan lagi sebuah hal yang harus disembunyikan. Demi keselamatan masing masing orang yang memiliki kepentingan.
Saudaraku.... Buatlah ini menjadi sebuah pelajaran bagi kita, bahwa suatu saat yang kita hadapi adalah musuh nyata yang harus kita perangi, yang harus kita jaga adalh negeri yang kita cinta. Indonesia